Bisnis

Media Promosi Online: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Bentuknya

Zaman internet memang zaman dimana segala sesuatu semakin dipermudah. Salah satu hal yang dipermudah adalah kemudahan dalam promosi. Salah satunya berkat adanya media promosi online.

Media promosi online ini memang bukan pengganti media promosi konvensional secara offline. Sebab keduanya berjalan di platform yang berbeda. Perbedaan mendasar adalah media promosi online membutuhkan jaringan internet.

Pengertian Media Promosi Online

Media promosi online adalah sekumpulan media untuk menjalankan rencana guna menarik konsumen agar menciptakan konversi positif dalam sebuah bisnis.

Frase ini tentu saja masuk kedalam bagian besar dari istilah marketing alias pemasaran. Media promosi online dipisahkan menjadi istilah sendiri ketika internet sudah masif.

Sebab sebelumnya memang sudah ada yang disebut sebagai media promosi. Misalnya ada flier, baligho, pamflet, stiker, spanduk, dan seterusnya. Semuanya merupakan media promosi.

Ketika platform digital hadir, media promosi online juga hadir dengan karakternya sendiri. Sebagian memang masih memakai konsep poster layaknya media promosi konvensional, tapi daya sebarnya menggunakan media digital yang tak memiliki batas.

Tujuan Media Promosi Online

Berbicara tujuan, media promosi online sama saja dengan media promosi konvensional pada umumnya. Para pebisnis memakai media promosi online sebagai alat pemasaran agar konsumen dan calon konsumen menerima info soal produk bisnis terbaru.

Media promosi lewat jalur digital ini memang sanggup menjangkau wilayah yang lebih luas. Meski kompetisinya juga lebih sengit, namun tetap saja media promosi ini dipilih karena dianggap lebih efisien.

Manfaat Media Promosi Online

Internet memang membuat media promosi online ini menjadi primadona bagi para pelaku bisnis. Pasalnya kalau dihitung-hitung manfaatnya memang sangat banyak.

  1. Targetnya media promosi online sangat luas. Hal ini memungkinkan bisnis yang ada di pelosok kampung bisa menjangkau sela-sela kota bahkan dunia.
  2. Biaya yang efektif. Kalau dulu harus memikirkan biaya untuk mencetak, sekarang hanya memikirkan paket data internet saja untuk mengunggah materi promosi. Hemat.
  3. Banyak tool pemasaran yang bisa dipergunakan.
  4. Data pemasaran sangat personal. Kamu bisa mengumpulkan data base pelanggan yang berisikan data personal mereka. Sehingga jika suatu saat diperlukan, kamu bisa menggunakannya.
  5. Fleksibel. Media promosi online sangat fleksibel untuk bisnis, baik skala kecil maupun skala besar bisa menggunakannya.

Kerugian Media Promosi Online

Meski manfaatnya banyak, tetap saja ada sisi lemah dari media promosi online. Misalnya untuk optimalisasi, seorang pebisnis harus mahir menggunakan berbagai platform media promosi online.

Selain itu kompetisinya juga berat. Kompetisi bahkan tak hanya dari pesaing, namun pelanggan yang pernah mencoba produkmu bisa mengulasnya secara brutal di internet jika produkmu kebetulan cacat.

Bentuk Media Promosi Online

Ada berbagai bentuk media promosi online. Berikut diantaranya:

1. Facebook Ads

Mengenalkan produk melalui postingan di akun Facebook pribadi memang gratis dan lebih mudah. Tapi sejak algoritma Facebook dirubah beebrapa tahun kemarin, maka postingan di akun pribadi maupun fanpage biasa kerap tenggelam dan tidak maksimal menjangkau banyak orang.

Untuk itulah saya lebih menyarankan kepada para pemilik produk untuk menggunakan Facebook Ads. Yang pertama mesti disiapkan tentu saja biaya iklan, kemudian fanpage, dan ketiga pemahaman tentang cara beriklan di Facebook Ads.

Cara beriklan di Facebook Ads sebetulnya mudah, hanya saja perlu sedikit pengetahuan agar produk yang dijual bisa menarget pangsa pasar yang tepat.

2. Optimasi tagar di Instagram

Kalau Anda memilih beriklan dengan Facebook Ads, iklan tersebut bisa diatur sehingga muncul di Instagram. Ya namanya juga satu produk. Tapi Anda bisa menggunakan fitur tagar di Instagram untuk mengoptimasi postingan agar dijangkau oleh banyak orang.

Misalnya Anda memiliki produk kopi Lampung, maka menggunakan tagar #kopi #kafe #senja #kopilampung #coffeelover dan lain-lain sangat dianjurkan daripada menggunakan tagar yang sedang trending.

Yang perlu dilakukan pertama buat Anda yang bakal mempromosikan produk lewat Instagram adalah mengubah jenis akun Instagram dari akun personal menjadi akun bisnis. Ya siapa tahu nanti Anda juga berminat untuk menggunakan fitur Instagram Ads.

Oh iya, fitur Instagram Business juga bukan hanya buat beriklan saja, tapi bisa melihat jumlah jangkauan yang dicapai dari sebuah post di media sosial ini.

3. Twitter Ads

Dengan konsep native ads yang sama dengan media sosial lainnya, Twitter memberikan kesempatan bagi produk pengiklan untuk tampil di daftar trending maupun linimasa.

Nah, buat yang tidak sanggup membayar iklan, bisa kok dengan membuat postingan menggunakan thread “Twitter, do your magic”. Silakan terapkan segala jurus copywriting yang Anda miliki. Namun kalau tidak sanggup, Anda bisa menumpang twit di thread yang sedang viral.

Untuk sekadar meningkatkan engagement, Anda juga bisa menumpang di tagar yang sedang trending. Silakan post jualan Anda, kemudian tuliskan juga kata-kata yang sedang trending di daftar trending topic. Cara ini memang mujarab buat meningkatkan engagement, tapi tidak terlalu bagus buat konversi kecuali trending-nya sedang pas.

4. Memanfaatkan SEO

Search Engine Optimization (SEO) memang media promosi online yang paling legendaris. Hanya perubahan algoritma mesin pencari saja yang mampu menundukkan para jagoan-jagoan SEO dalam menempatkan situsnya di SERP mesin pencari.

SEO dipakai dalam memperebutkan ranking di halaman pertama mesin pencari, terutama Google. Sebab mayoritas pengguna mesin pencari hanya membuka halaman pertama saja dari keseluruhan halaman pencarian dari kata kunci yang dicarinya.

Situs-situs yang bertengger di halaman pencari bisa saja situs utama dari produk tersebut, bisa juga situs yang dititipi ulasan dari produk tersebut. Keduanya memiliki teknik yang berbeda.
Ketika situs utama dari produk diharapkan muncul di halaman pertama, biasanya membutuhkan ‘bantuan’ dari backlink. Nah backlink ini bisa didapatkan secara gratis atau melalui situs jual-beli backlink seperti Vira.id, Sosiago, Rajabacklink, dan lain-lain.
SEO ini diperlukan buat Anda yang membutuhkan traffic kunjungan jangka panjang. Sebab kalau untuk tujuan jangka pendek dan cepat, Anda mesti memakai Google Ads.

5. Memakai Google Ads

Kalau masih belum optimal dengan memanfaatkan jasa SEO, maka agar situs produk tersebut muncul di halaman pertama bisa ‘dipaksa’ dengan memakai Google Ads. Dengan memanfaatkan Google Ads, maka situs tersebut bisa berada di posisi paling atas ketika pengguna mencari kata kunci yang ditarget. Ya, tetap ada tulisan “Ads” untuk menandakan itu bukanlah hasil pencarian yang sebenarnya.

Pemilik produk yang beriklan di Google Ads juga bisa memunculkan produknya di situs-situs yang bekerjasama dengan Adsense. Jadi, kalau Anda memasang iklan di Google Ads, sangat mungkin iklan Anda juga tampil di blog saya. Bisa juga tampil di channel YouTube, GMail, dan aplikasi Android.

6. Banner Ads di Situs Besar

Iklan banner memang sedang mati suri. Tapi ia masih tetap dipakai di beberapa tempat. Bahkan Adsense juga masih memakainya. Banner ads juga masih dipakai oleh situs-situs berita besar yang kunjungan per-harinya bisa mencapai jutaan orang.

Penggunaan iklan banner di media digital ini memang masih dipakai untuk konsep iklan interstitial, iklan infinity, maupun sekadar banner penghias sudut kosong saja. Intinya kalau Anda memang punya budget cukup banyak, silakan kunjungi pengelola situs-situs besar dan gelontorkan biaya promosi Anda disana.

7. Push promote di marketplace

Banyak kisah sukses penjual produk yang bermunculan berkat kehadiran marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Bukalapak, Bli-Bli, dan lain-lain. Produknya mendapatkan banyak konversi positif semenjak ditaruh di marketplace tersebut. Namun tentu saja setiap pasar memiliki kompetitor.

Untuk mengatasi kompetitor, Anda bisa memakai fitur push promote atau mempromosikan jualan dengan memanfaatkan iklan internal di marketplace tersebut. Penjual bisa membayar untuk mendapatkan slot yang terlihat oleh pengunjung.

8. Menyewa Jasa Influencer

Influencer saat ini menjadi profesi baru. Orang-orang dengan follower banyak yang berpengaruh di media sosial banyak disewa untuk mengenalkan produk kepada khalayak yang lebih luas.

Anda juga bisa menyewa jasa influencer ini untuk meng-endorse produk Anda. Yang penting untuk dicatat adalah Anda sudah memiliki konsep pasar dan influencer tersebut cocok dengan target pasar yang bakal digarap.

Penutup

Demikianlah beberapa media promosi online yang bisa dipergunakan oleh Anda untuk memasarkan produk. Jika Anda tidak memiliki waktu, bisa juga sekaligus menyewa jasa untuk mempromosikan produk. Perusahaan besar biasanya memaka agency untuk membantu mereka memasarkan produk di berbagai media promosi, baik online maupun offline.

Jika Anda memiliki produk, alangkah lebih baik mencoba satu-persatu saja terlebih dahulu dari media promosi online yang tersedia. Pilihlah yang paling mudah, budget rendah, dan paling efektif. Setelah dirasakan sukses, silakan pertahankan sambil mencoba peluang dengan mempromosikan produk di media lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

AdBlock Terdeteksi

Mohon matikan aplikasi/fitur AdBlock di ponsel Anda untuk melanjutkan.