Blogwalking Asik: Komunitas Bloger untuk Saling Dukung

Blog Bang Doel – Blogwalking boleh jadi hanya sebuah kenangan. Ya, kenangan bloger awal 2000-an. Yang kala itu banyak mendigitalisasi diary-nya maupun bindernya.

Saat itu, blog ibarat kertas warna-warni. Ia dihias beragam gambar .gif yang diserupakan dengan stiker. Kerlap-kerlip dan sangat fancy. Hurufnya juga masya Alloh.

Jangan tanyakan berapa kuota data yang dihabiskan kala memuat laman blog itu. Dan jika pun ada belasan pengunjung di dasbor Blogger, girangnya bukan kepalang.

Apalagi jika ada yang meninggalkan komentar di kolom yang tersedia. Rasanya bahagia banget.

Maka untuk membalas rasa bahagia itu, biasanya saya menelusuri blog yang memberikan komentar tersebut. Tentu saja untuk membalas komentarnya.

Itulah kemudian yang disebut blogwalking.

Blogwalking Kekinian

Dunia blog berubah. Seiring algoritma Google yang rutin diperbarui secara berkala. Maka para bloger juga berbenah.

Laman blog kemudian dibuat seringan mungkin. Semua elemen yang tak diperlukan kemudian dibongkar, dipangkas, dan dibuang.

Kontennya pun tak lagi bicara curhat pribadi, namun banyak berbicara masalah industri. Sebab tak dipungkiri, ada cuan didalam aktivitas ini.

Saya tak bercerita siapa-siapa, sebab saya ini pelakunya.

Konten blog pada akhirnya disesuaikan dengan selera pasar, dengan indikator banyaknya orang yang mencari di Google.

Blog pun mengalami renovasi agar tampil lebih gesit, lincah, dan diharapkan menjadi raja di SERP. Menjadi raja di page one Google. Soal manfaat atau tidak kadang nomor sekian.

Baca Juga:  Cara Disavow Links: Membuang Backlink Buruk dan Terindikasi Spam

Ya, yang penting cuan.

Maka aktivitas blogwalking pun rasanya kering. Sebab beberapa komentar datang secara organik. Saya tak perlu mencari blog orang yang berkomentar itu.

Rasa bahagianya tak lagi sama.

Sampai akhirnya, sebuah akun Twitter @Rini_NOE_ membagikan URL WhatsApp Group yang membuat saya masuk ke Blogwalking Asik. Asik, bukan Asyik.

Blogwalking Asik

Saya tak ingat kapan tepatnya saya bergabung ke grup ini. Sepertinya pada Desember tahun 2019. Sebab dalam catatan grup, Blogwalking Asik pun baru dibuat pada 20 November 2019. 

Admin Blogwalking Asik ada dua, yakni mbak Hani Widiatmoko, seorang dosen di Bandung, pemilik blog haniwidiatmoko.com. Admin satu lagi namanya Rini Novitasari, seorang akuntan, yang punya blog celotehdinihari.com.

Layaknya sebuah grup blogwalking, aktivitas grup ini ya sebagai sarana untuk saling berkomentar di blog.

Loh, sampai sebegitunya? Iya, sebab komentar di blog kadang diperlukan buat banyak hal. Ada yang buat kebutuhan ikut kampanye, lomba, maupun sekadar ngasih sinyal buat Google saja.

Motivasinya beda-beda. Dan saya pikir grup semacam ini juga banyak ditemukan dimana-mana.

Ya, itu tadi, kebutuhan bloger zaman sekarang beda sama bloger zaman dulu. Sekarang lebih industrialis, eh, kapitalis, eh anu…errr lebih profitable.

Tentu tidak masalah. Tapi kok kalau begitu terus, ya ngapain?

Baca Juga:  Beli Tema Wordpress Premium Di Envato Elements

Dua tahun berlalu ternyata grup ini enggak seburuk yang saya duga.

Layaknya grup bloger lain, grup Blogwalking Asik ini merupakan grup support. Sebab enggak cuma balas komentar lewat daftar yang sudah disusun, tapi juga ada dukungan lain.

Salah satunya adalah upgrading skill ngeblog. Dan Blogwalking Asik sudah mengadakan beberapa kali webinar dengan berbagai tema.

Pertama kali kalau tak salah materinya tentang tips menang lomba dari Mas Doktor uda Fadli. Kemudian ada juga dari mbak Vicky Laurentina.

Kalau tak salah juga, uda Doktor ini pernah mengisi dua kali. Setelah tips menang lomba, juga ada tips meringankan blog.

Nah, kemarin saya sendiri berbagi soal tips meningkatkan traffic. Dimoderatori oleh mas Ari Santosa Pamungkas, owner blog Arigetas.com. Tips yang rasanya sangat umum dan boleh jadi sangat kasuistik jika dipakai di masing-masing blog.

Disinilah kali pertama saya sharing soal tips ngeblog. Agak sedikit canggung, sebab biasanya saya ngomong di forum soal hal-hal yang lain.

Kedepan mungkin yang sharing juga bertambah banyak dengan materi ngeblog yang senantiasa berkembang.

Kalau ada pertanyaan, mengapa saya masih nyaman disini?

Ada beberapa hal yang saya rasakan.

Solidaritas

Beberapa kali ada anggota di Blogwalking Asik yang terkena musibah. Entah kematian maupun musibah lainnya yang membutuhkan bantuan biaya.

Baca Juga:  Membongkar SEO Ala LAZADA

Alhamdulillah, Blogwalking Asik ini urunan dalam rangka meringankan anggota yang terkena musibah itu.

Ya, bisa jadi diluar sana juga banyak yang seperti ini. Tapi tetap saja ini istimewa.

Motivasi

Siapakah yang tidak termotivasi ketika setiap pengumuman lomba, ada saja dari Blogwalking Asik yang menjadi juaranya?

Setiap kali ada pengumuman lomba, maka grup bakal ramai dengan ucapan selamat. Bikin iri sih, tapi lebih pada iri yang memotivasi untuk meningkatkan kualitas olah kata dan grafisnya.

Meski pada akhirnya, kembali lagi pada tantangan: malas.

Silaturahmi

Dalam beberapa grup WhatsApp, apalagi pesertanya random, saya jarang bisa mengidentifikasi karakter orang-perorang. Nah, tidak dengan Blogwalking Asik.

Karena seringnya berinteraksi, saya jadi sedikit memahami karakter orang-perorang. Misalnya si A impulsif, si B afektif, dan seterusnya. Dan alhamdulillah, mayoritasnya punya karakter yang hanif.

Penutup

Ada banyak bloger yang menargetkan jadi bloger yang profesional. Artinya blog yang dimilikinya mampu menopang kehidupannya sehari-hari.

Bloger semacam ini rentan mengarah jadi bloger yang industrialis-dan-membosankan seperti yang saya sebutkan diatas. Dan sialnya, itu saya sendiri.

Namun dengan bergabung di komunitas semacam Blogwalking Asik ini, sisi industrialis itu sedikit tereduksi. Dan menurut saya, ini pertanda baik.

9 thoughts on “Blogwalking Asik: Komunitas Bloger untuk Saling Dukung”

  1. halo bang doel,
    blog Anda ini cepat banget ya loadingnya, salah satu blog WP saya juga menggunakan theme yang sama, tapi loadingnya bisa beda, apa karena Anda menggunakan VPS atau cloud hosting ya?

    Reply
  2. benar, tidak ada yang abadi kecuali perubahan, sesuai dengan ruang dan waktu. Ada komunitas, sedangkan blogwalking via komentar hanyalah bagian kecil dari piranti blogging yang sedikit banyaknya memang bisa berdampak lintas platform juga, meskipun kecil.

    Reply

Leave a Comment