Penyimpanan NAS dan Mengapa Kamu Bakal Membutuhkannya

Buat para pengguna penyimpanan data biasa, rasanya frase “NAS storage” begitu asing di telinga. Penyimpanan NAS atau Network Attached Storage memang bukan hal yang baru di dunia IT, namun dalam dunia bisnis atau untuk penggunaan rumahan, mungkin beberapa masih belum mengetahui tentang NAS. Padahal keunggulannya cukup banyak dibanding alat penyimpanan yang saat ini banyak digunakan.

Penyimpanan HDD Eksternal dan Kendalanya

Saya pernah punya harddisk drive (HDD) eksternal dengan kapasitas 320 GB. Isinya berupa file skripsi, video motivasi, serta foto-foto zaman kuliah. HDD ini merupakan satu-satunya tempat penyimpanan data yang saya miliki, karena waktu itu saya tak punya komputer maupun laptop.

Singkat cerita, beberapa tahun setelah kelulusan, HDD eksternal itu pun menemui ajalnya. Benda itu hanya mendecit ketika disambungkan ke komputer. Windows tak mampu mendeteksinya. Saya yang tak sempat memindahkan isi didalamnya hanya meringis, mendengar fakta bahwa data-datanya tak bisa diselamatkan.

Lantas tak usah ditanyakan apakah saya tak memiliki penyimpanan kecil-kecilan semacam flash drive ataupun SD card. Jelas saya punya berbagai flash drive dengan beragam kapasitas dan aneka merek. Tapi tetap muara akhirnya ya di HDD itu yang pada saat itu saya sayangi seperti pacar sendiri.

Dari kejadian itulah saya mengambil hikmah bahwa penyimpanan HDD memiliki sisi lemah.

Selain kendala rusak, hilang karena dicuri, HDD eksternal juga harus dibawa kemanapun jika membutuhkan data didalamnya. Di tengah disrupsi teknologi saat ini yang membutuhkan kecepatan dan kemudahan sharing data, HDD eksternal agaknya bak dinosaurus di Ragunan. Besar, eksotis, namun usang. Makanya layanan penyimpanan cloud mulai banyak digunakan.

Penyimpanan Cloud Storage dan Kendalanya

Sebagai pelaku usaha di dunia digital, memiliki akun di penyedia layanan penyimpanan data alias cloud storage tampaknya sudah sangat biasa. Saya juga punya akun di DropBox, OneDrive, Google Drive, Amazon Drive, Mediafire, dan lain-lain. Tapi kebanyakan memang data yang tak begitu penting.

Untuk urusan data yang penting, saya masih menyimpannya di HDD komputer. Jujur saja, saya masih mempermasalahkan isu privasi kalau harus menyimpan berbagai data di layanan cloud tersebut. Apalagi data-data itu tersebar di berbagai layanan. Meski mereka menjaminnya, tapi siapa yang tahu jika kita menitipkan data ke orang lain.

Saya pernah mempertimbangkan untuk berlangganan di Google One dengan nominal Rp269.000 per tahun atau Rp26.900 per bulan untuk kapasitas 100 GB. Tapi rasanya kok masih berat ya. Selain kita tidak pernah tahu kapan mereka mengubah kebijakan, kita juga tak akan tahu kapan mereka mengalami kendala layanan. Jangan sampai, ketika kita membutuhkannya, mereka malah down.

Kombinasi Dua Penyimpanan

Pernah terpikirkan juga untuk melakukan hybrid storage. Duh, aneh sekali bahasanya. Maksudnya melakukan dua penyimpanan untuk file yang sama. Saya menyimpan file A di HDD eksternal, dan file yang sama juga saya cadangkan di cloud storage. Jadi kalau terjadi apa-apa di salah satunya, saya masih punya cadangan lain.

Sepintas ide ini cukup cemerlang, namun tahukah kamu kalau saya mesti mengeluarkan biaya dua kali untuk satu file? Saya harus membeli HDD eksternal, dan masih harus mengeluarkan biaya langganan pula untuk layanan cloud storage. Belum lagi saya harus menghadapi kenyataan kalau data yang saya simpan tercecer di berbagai penyimpanan. Tidak terpusat dan tentu tidak praktis.

Mengenal NAS

Itulah mengapa pencarian saya akhirnya bermuara pada NAS. Sebuah penyimpanan yang menggabungkan berbagai manfaat dari penyimpanan fisik dan penyimpanan awan. Seperti apa sih?

NAS alias Network Attached Storage merupakan sebuah metode dan alat untuk menyimpan data dan bisa diakses melalui jaringan yang terhubung lewat local access network dan internet. Iya, cara kerjanya mirip cloud storage, namun NAS tidak bersifat terbuka.

NAS dibuat guna melayani pribadi, komunitas, maupun perusahaan. Sehingga mereka bisa mengatur penyimpanannya secara mandiri dan menggunakannya sendiri tanpa campur tangan orang lain. Artinya data itu tidak tercecer dan aman dari isu privasi.

penyimpanan nas
NAS Synology DS920+ dan DS220j

Perangkat NAS memang ditaruh di rumah, di kantor, maupun di tempat khusus yang aman dan terkendali. Namun ketika penggunanya keluar dari akses lokal yang terhubung dengan NAS tersebut, mekanisme cloud dari NAS inipun bekerja. Kamu tetap bisa mengakses data-data yang ada di NAS dengan menggunakan koneksi internet.

Satu lagi yang menguntungkan dari NAS, yaitu kamu hanya perlu mengeluarkan biaya satu kali saja. Biaya ini dikeluarkan saat kamu membeli perangkat NAS yang komponennya hampir sama dengan komputer. Mungkin ada tambahan biaya pengaturan awal juga. Tapi setidaknya itulah satu-satunya biaya yang mesti dikeluarkan untuk mendapatkan penyimpanan yang aman dan kendalinya ada di tangan kamu.

Memilih NAS

Sama seperti alat penyimpanan lainnya, NAS juga memungkinkan kamu untuk memilih sesuai dengan kebutuhan. Namun karena bentuknya serupa server, maka pilihlah NAS dengan seksama agar investasi yang kamu keluarkan sesuai dengan kebutuhan.

Untuk memilih NAS, kamu bisa menanyakan ke diri sendiri lima pertanyaan berikut ini.

1. Apa kegunaan NAS dalam bisnis kamu?

Bisnis kamu tipenya rumahan atau kantoran? NAS yang bakal dibangun akan dipergunakan untuk menyimpan saja atau sebagai tujuan akhir pencadangan atau malah dipakai untuk server multimedia dengan lalu-lintas yang tinggi? Beberapa hal ini mesti diperhatikan betul-betul.

2. Seberapa besar kapasitas penyimpanan yang dibutuhkan oleh bisnis kamu?

Silakan hitung berapa kebutuhan memori penyimpanan dari bisnis kamu. Katakanlah sehari bisnis kamu memproduksi rata-rata 1 GB data. Maka setahun bisa akan terkumpul 365 GB data. Silakan pilih kapasitas NAS yang jauh lebih tinggi dari 365 GB tersebut.

3. Pada NAS ada perlindungan data, seberapa tinggi level yang diperlukan?

NAS juga memakai hardisk, namun ada mekanisme RAID alias Redundant Array of Independent Disk. RAID ini memakai beberapa hardisk agar ketika salah satu hardisk rusak, data yang disimpannya tidak berpengaruh. Jadi tentukan seberapa tinggi tingkat pengamanan data dalam NAS kamu, sehingga bisa dihitung jumlah hardisk yang dipakai.

4. Berapa orang yang akan mengakses NAS yang kamu buat?

NAS bisa dipakai secara publik alias beramai-ramai dengan banyak orang. Tentu saja NAS yang dibangun berbeda dengan yang dipakai secara personal oleh satu-dua orang saja. Maka tentukan seberapa banyak orang yang akan memakai NAS kamu.

5. Apa merek NAS yang mesti dipilih?

Saat ini tersedia cukup banyak merek NAS di pasaran. Manakah yang terbaik buat kebutuhan bisnis kamu? Jawabannya relatif. Kamu mesti melakukan pengamatan dengan seksama terhadap semua produsen NAS tersebut.

Rekomendasi NAS

Seperti memilih perangkat elektronik pada umumnya, kita kerap memilih merek yang punya ekosistem pendukung yang cukup banyak. Sehingga ketika memerlukan komponen lain bisa saling mendukung dan mudah terpasang. Sama halnya dengan NAS.

Satu unit NAS dapat di upgrade sesuai dengan kebutuhan. Bisa dengan menambah modul memori, unit ekspansi, dan lainnya. Daripada membeli perangkat NAS yang tidak dapat dikustom sesuai kebutuhan, bukankah lebih aman membeli satu merek yang mendukung upgrade ini?

NAS dari Synology

Buat yang pernah bersinggungan dengan NAS, pasti pernah mendengar merek dengan nama Synology. Merek asal Taiwan ini memiliki banyak pengalaman soal penyimpanan jaringan. Sebab mereka sudah malang-melintang di industri tersebut sejak tahun 2000.

Dalam situsnya juga tersedia NAS selector sehingga kamu bisa menentukan NAS mana yang cocok untuk bisnis kamu. Dan meski perusahaan Taiwan, kamu tak perlu khawatir sebab segala macam perangkat NAS sudah tersedia di Indonesia.Kamu bisa memperoleh beragam perangkat atau beli produk NAS Synology di Bhinneka, JD.id, Shopee, dan Tokopedia. Silakan berkreasi dengan opsi yang telah direkomendasikan oleh NAS selector. Selamat membangun NAS untuk bisnis kamu, dan ucapkan selamat tinggal pada penyimpanan konvensional.

ARTIKEL TERKAIT

Komentar

36 COMMENTS

  1. Sepertinya memang perlu pakai NAS ini untuk memudahkan penyimpanan file digital. Apalagi buat konten kreator yang biasanya banyak file kan, dari foto lah, video, dan dokumen digital lainnya. Perlu dipertimbangkan memang

  2. Rada was was juga pake HDD ya. Ada 2 biji HDD, tp kalo gak bisa akses bisa nangis bombay. Synology NAS perlu dipertimbangkan untuk memilikinya

  3. Membaca info ini saya jug jadi yakin kalau NAS pilihan yg baik untuk menyimpan data. Apalagi data-data penting untuk mendukung pekerjaan, lebih terjamin keamanannya. NAS Synolgy pilihan terbaik ya. Siap dicatat infonya kak Doel.

  4. Sedang butuh buat menyimpan file yg aman nih. Sepertinya NAS boleh juga dijadikan pertimbangan. Selain aman, hanya bayar satu kali aja di awal jadi tidak repot harus bayar utk berlangganan. Makasih infonya.

  5. Emang ngeselin banget sih kalau data yang disimpen di Cloud atau tempat lain sampai bocor. Sereceh apa pun data itu. Jadi inget kasus seorang seleb yang foto/videonya bocor ke publik gara-gara masalah penyimpanan ini. Mungkin dia perlu pakai NAS ya 🙂

  6. Iya nih. Aku pernah merasakan pahitnya HDD rusak dan enggak bisa terbaca.
    Duh, bingung banget gimana restore datanya.
    Coba dulu pake NAS, lah tapi wong baru tau apa itu NAS sekarang, hiks.

  7. meman sedih banget kalo hardadisk eksternal rusak. filennya penyimpanannya besar dan bikin nangis kalo rusak. kalo NAS ini kalo ada erornya gimana ya. apa ngga bisa diakses sm sekali?

  8. Wah, cocok ini. Kapasitas memory laptop sudah mulai penuh. Cloud juga udah mulai penuh. Bisa jadi pertimbangan membeli NAS. Mantap ulasannya Suhu Master Sesepuh Pakar SEO Kang Bang Mas Doel ini…..

  9. Penyimpanan data butuh banget yang kapasitasnya mumpuni dan mudah di akses. Soalnya beberapa kali hp full memori dan laptop kadang juga udah gak mumpuni kapasitasnya. Butuh tambahan seperti NAS ini ya.

    • Hmm,, pantesan Bang Doel orangnya bersemangat terus yahh,, simpenannya aja video² motivasi, keren dong. Btw sekarang sudah ada media penyimpanan yg menjawab kebutuhan org² zaman now yaa, NAS ini.

  10. berarti ini mirip hdd ext yg bisa dicolokin di sembarang pc atau laptop ya? soalnya suami sempat mau beli hdd ext utk mindah data dr laptop yang lagi di servis tapi belum beli. baca ini bisa jadi alternatif

  11. Aku baru tau tentang NAS iini termasuk salah merknya yaitu Synologi. Selama ini nyimpen eksternal plus langganan google one pakai dua akun biar kapasitas penyimpanannya banyak. Tengkyu artikelnya jadi tau tentang NAS ini.

  12. Auto mupeng pengen punya NAS ini juga aq kak, selama ini kalo nyimpen file selalu sayang kalo mau dihapus takutnya suatu hari bakal butuh jadi aq perlu penyimpanan dengan ruang yang besar kayak NaAS ini

  13. Wuidih, pacaran sama HDD ya? Ngenes banget emang kalo HDD rusak, file hilang, seluruh data penting hilang. Mau nyimpan di cloud, kapasitasnya terbatas. Ya mending pakai NAS dari Synology saja. Cocok banget untuk penyimpanan di era digital saat ini. Makasih info super kerennya Mas Kang Bang Om Doel…..

  14. Aku sendiri lagi kepikiran buat beli external hardisk buat ngamanin data laptop. Tapi ternyata ada sisi negatifnya gitu ya. Btw NAS ini terbilang baru juga ya. Baru tahu soalnya. Kalau soal privasi, ternyata ini aman juga karena bisa untuk pribadi juga.

  15. Persamaannya itu lho unik banget. Dinosaurus banget. Gedhe dan jadul.

    Tapi bener sih. Menyimpan file di HDD memang memiliki banyak resiko sih.

    Solusi penyimpanan NAS memang pilihan yang bagus. Bisa dicoba nih.

  16. NAS menjadi standar baru penyimpanan data nih, karena gabungan memang data adalah salah satu “sampah” terbesar di storage perangkat gawai. Saya salah satunya yang punya data morak-marik di beberapa HD, melelahkan saat mencari data tertentu

  17. Perusahaan yang berkiprah sejak 2000 ini pastinya terpercaya dan menjawab kebutuhan penyimpanan data perusahaan ya Bang. Synology cocok nih buat perusahaan bahkan pribadi yang butuh menyimpan data yang banyak.

  18. Jadi gampangnya NAS ini gabungan antara HDD dengan cloud storage begitu ya, Bang. Layak dimiliki nih, tapi mesti nabung dulu sepertinya

  19. Seiring perjalanan cerita, foto, video..
    Ruang penyimpanan pun kurang. Gak harus perusahaan bsr, skala kevil spt konten kreator pun perlu.
    Kayaknya saya udah perlu NAS nih..
    Apalagi terjamin keamanan datanya

  20. aku bingung tadinya NAS itu apaan sih, dari kmren liat postingan tentang NAS

    ah bang doel yang paling gampang menjelaskan, ya radak mudengan skrg, wkwkw

  21. NAS ini ternyata bagus juga ya mas doel…soalnya bisa menyimpan datan dalam kapasitas tinggi. Tentunya ini sangat bagus untuk efisiensi kerja dan keamanan data storage yang tak diragukan lagi pastinya.

  22. NAS ini udah pasti bakal jadi tempat penyimpanan file andalan. Secara gak perlu repot bawa media penyimpanan kemana-mana. Cukup server simpan di rumah dan semua bisa di akses selama ada jaringan internet. TOP deh…

  23. sebagai emak-emak yang suka nge-video in anak dari lahir sampe sekarang, berasa semua hape dan Fd pada penuh. Kayaknya Network Attached Storage menjawab kebutuhanku deh, apalagi terjamin aman. Jadi tenang, mantul deh 🙂

  24. aku kapok ngesave data di hdd. soalnya dulu punya data penting ngesave di hdd external. eh hddnya hebol. alhasil data tidak bisa terselamatkan. agak repot juga kalau kemana-mana meski bawa hdd kan?

  25. Waduh mupeng bang. Butuh banget nih penyimpanan besar kayak NAS. Karena aku bikin video juga yang memorinya gede. Makan tempat. Solusi tepat nih

    • Bagaikan gudang penyimpanan memang butuh tempat yg super duper luassss banget agar semuanya dapat tersimpan lebih banyak. Aman dan kapasitas yang besar banget adalah prioritas pertama untuk soal simpan menyimpan.

  26. Udah beberapa bulan pake DS920, walaupun lebih mahal dari rakitan NAS sebelumnya tapi lebih enak dan ga perlu di urusin, dibanding install semua dari nol

  27. Baru tahuuu soal NAS hahaha. Termasuk yang cuma ngeh sama HDD, flashdisk dan Google Drive mkwkwkw. Kayaknya melihat makin banyak data buat urusan konten digital, bakal mulai belajar deh soal NAS ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here