Halodoc Konsultasi Dokter Praktis dan Efektif

Halodoc merupakan platform aplikasi kesehatan untuk berkonsultasi dengan dokter yang bisa diunduh di Android maupun iOS. Ia dibuat oleh Jonathan Sudharta dengan nama perusahaan PT Media Dokter Investama sebagai pemegang platform. Pada Maret 2019 lalu, mereka mendapatkan pendanaan Seri B sebesar $65 juta.

Pendanaan tersebut menjadikan Halodoc sebagai perusahaan rintisan di bidang medis yang mendapat suntikan dana terbesar di Indonesia. Jika dikalkulasi besaran dana tersebut mencapai Rp912 miliar. Hal ini tentu menjadi modal yang lumayan besar untuk meningkatkan kualitas layanan aplikasi kesehatan ini.

Latar Belakang Halodoc

Sebagaimana perusahaan rintisan pada umumnya, Halodoc lahir untuk menjawab persoalan yang persis saya alami. Dokter merupakan profesi mulia, namun karena banyak dibutuhkan oleh orang, mereka jadi orang yang memiliki banyak kesibukan. Nah, terlebih dokter-dokter di rumah sakit.

Dokter-dokter di rumah sakit kebanyakan dokter spesialis. Untuk menemui mereka, saya mesti melihat jadwal yang tertera di papan pengumuman sebelumnya. Itupun belum tentu ketika praktek, mereka dengan mudah bisa ditemui. Kadang-kadang mereka memiliki pasien gawat darurat yang harus segera ditangani.

Adakalanya konsultasi dokter lebih mudah dilakukan ketika mereka praktek di klinik pribadi. Mereka kerap lebih banyak meluangkan waktu disana. Sepulang kerja, para dokter ini bakal melayani pasien yang biasanya juga sudah antre menunggu sentuhan tangan demi kesembuhan. Namun disinilah biaya selangit itu muncul.

Buat generasi milenial akhir, tentu persoalan ribetnya birokrasi di rumah sakit itu sungguh-sungguh menyiksa. Antrean di loket pendaftaran yang tidak semudah dan secepat sign-up dengan akun Facebook maupun Google. Juga biaya selangit yang menyebabkan konsultasi dokter tidak selaras dengan para milenial yang belum mapan secara eknomi. Itulah mengapa keberadaan Halodoc sangat-sangat membantu.

Ya, Halodoc memang dibuat untuk mengatasi keribetan itu. Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter melalui aplikasi ini. Anda tinggal menekan tombol ‘chat’, kemudian dengan jadwal yang tersedia mereka bakal membalas keluhan tersebut. Anda tak perlu datang ke tempat praktek mereka, dan tak perlu antre di ruang tunggu hanya untuk tatap muka selama sekian menit.

Halodoc Konsultasi Dokter

Anda bisa tanya dokter umum apabila belum memahami penyakit yang diderita. Untuk pemasang aplikasi pertama ada fasilitas konsultasi gratis dengan dokter umum ini. Kalau harus membayar, setiap yang ingin berkonsultasi mesti membayar Rp25.000,00 per 30 menit konsultasi. Sementara itu tarifnya beragam untuk dokter lainnya. Rata-rata memang dimulai dari Rp25.000,00 hingga Rp75.000,00.

Ada berbagai macam dokter spesialis yang tersedia. Seperti dokter spesialis jantung, THT, gizi klinis, bedah, saraf, penyakit dalam, gigi, anak, kulit, kandungan, psiko terapus, reproduksi, mata, hingga spesialis medikolegal dan hukum kesehatan. Namun karena berbagai kesibukan, dokter-dokter ini tidak selalu bersedia untuk menjawab pertanyaan lewat aplikasi.

Kalau menemukan ada dokter yang tidak tersedia pada waktu luang anda, silakan tekan tombol “beritahu aku” di bawahnya. Ini merupakan fitur untuk buat janji dokter. Tombol itu akan menjadi notifikasi dari Halodoc untuk mengingatkan anda dengan jadwal yang sudah dibuat.

Kalau ada yang bertanya, apakah dokter yang terpajang di Halodoc ini merupakan tenaga medis yang asli? Ya, tentu saja. Di Halodoc anda bakal melakukan #tanyadokterasli dan dijawab oleh mereka sendiri. Sehingga maklumilah seandainya ada singkatan-singkatan maupun bahasa yang kurang resmi. Kalau sama-sama dipahami dan tujuan konsultasi tercapai, hal-hal kecil itu seharusnya bukan jadi masalah.

Buat yang masih kurang percaya dengan keaslian dokter yang ada, silakan cek saja data diri dokter tersebut. Pada data itu tercantum mereka dari fakultas kedokteran mana, lulus tahun berapa, sekarang praktek dimana, dan berikut nomor Surat Tanda Registrasi dokter yang diterbitkan oleh Kemenkes. Semua bisa dilacak.

Fitur Lain Halodoc: Kunjungan Rumah Sakit, Cek Laboratorium, Beli Obat

Selain konsultasi dengan dokter yang terpercaya, di aplikasi Halodoc juga tersedia fitur pembelian obat, kunjungan ke rumah sakit, dan pemeriksaan laboratorium. Sayangnya untuk ketiga fitur ini saya belum bisa mengulasnya lebih lanjut. Sebab dalam beberapa kali uji coba, fitur itu terikat dengan lokasi GPS yang terbaca oleh sistem Halodoc.

Ini berarti demi menjamin kepuasan pengguna, Halodoc baru menjangkau wilayah tertentu saja. Mudah-mudahan ketika aplikasi ini sudah bisa menjangkau banyak daerah, fitur tersebut bisa dinikmati oleh pengguna yang lebih banyak. Sementara ini baru fitur kontultasi dokter saja yang menjangkau luas.

Halodoc Terkoneksi dengan Asuransi

Halodoc juga terkoneksi dengan 14 asuransi. Asuransi tersebut terdiri dari Allianz, FWD, Prudential, Medicillin, AXA Mandiri, AXA Mandiri Corporate, AXA General Indonesia, AXA Financial Indonesia, Cigna, BRILife, Avrist, Asuransi Syariah Keluarga Indonesia, Hanwa, dan AIA Financial.

Apabila perusahaan tempat Anda bekerja memiliki proteksi langsung untuk beberapa paket perlindungan, Halodoc juga menyediakannya. Namun hanya beberapa saja seperti Stella Maris, HDU for Pro, Vitamin Masyarakat Sehat, Intiland, dan Ramayana. Tersedia juga Paket Halodoc untuk yang bekerjasama langsung dengan Halodoc.

Fitur Konsultasi Dokter Tidak Langsung

Fitur di Halodoc ini hampir lupa saya tambahkan. Padahal fitur ini sebetulnya sangat berpotensi membantu siapapun untuk selalu hidup sehat.

Fitur tersebut merupakan fitur ‘Did you know?’ yang berisikan artikel-artikel tentang kesehatan. Artikel-artikel ini memiliki beragam kategori yang cukup lengkap sebagai bekal self-diagnose atau mendiagnosa diri sendiri.

Artikel tersebut membantu para pengguna Halodoc untuk berkonsultasi dengan dokter meskipun tidak secara langsung. Sebab setiap artikelnya telah ditinjau oleh dokter yang ada di Halodoc. Ya, setiap artikel.

Peninjauan artikel oleh dokter ini penting untuk memastikan setiap artikelnya benar secara medis dan kontennya bisa dipertanggungjawabkan. Hal ini juga bisa dipergunakan untuk mengoreksi kesalahan informasi tentang medis yang beredar di internet.

Mudahnya Menambah Saldo di Halodoc

Apabila aktivitas konsultasi dokter terhenti karena kekurangan saldo, Anda tidak perlu khawatir. Pada fitur Dompet, tersedia pengisian saldo yang bisa dilakukan dengan dua cara, yakni lewat kartu debet atau kredit serta transfer ke virtual account Halodoc di BCA maupun Mandiri.

Saldo ini bisa dipergunakan untuk biaya konsultasi dokter, membeli obat-obatan yang ada di fitur beli obat, kunjungan ke rumah sakit, dan biaya pemeriksaan laboratorium.

Halodoc dan Gojek Lahirkan GoMed

Buat pengguna GoJek, Halodoc juga bisa diakses lewat aplikasi ini. Fitur ini sudah bisa dinikmati sejak 2017. Pengguna GoJek bisa memesan obat melalui salah satu fitur kolaborasi yang disebut GoMed ini.

Sebagai catatan, GoJek tidak menyediakan obat-obatan. Halodoc yang menyambungkannya dengan beragam apotek yang terjamin keamanannya sebab sudah memiliki Surat Izin Apotek (SIA) dan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA). Apotek-apotek ini merupakan jejaring Halodoc.

Kolaborasi ini membuat layanan antar obat semakin mudah.

Jadi kalau sudah janjian dengan dokter di Halodoc, bisa dong aplikasi GoJek ini dipakai juga buat memesan transportasi ke rumah sakit. Jadi kolaborasinya semakin terasa.

Video Komersial Halodoc Konsultasi Dokter

Untuk menambah pengetahuan Anda, inilah cara berkonsultasi dengan dokter di Halodoc.

Penutup

Halodoc sebagai aplikasi konsultasi dokter cukup populer di Play Store. Terbukti aplikasi ini diinstal oleh lebih dari satu juta pengguna Android. Hal ini ditambah pula penilaian dari 124.929 pengguna yang menempatkannya mendapatkan poin 4,8.

Demikian review saya tentang aplikasi Halodoc. Semoga bermanfaat.

ARTIKEL TERKAIT

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here