Ulasan Xiaomi Smart Band 7, Lebih Canggih!

Pernah memakai Mi Band 6 dan melakukan upgrade ke Xiaomi Smart Band 7 ternyata menyenangkan. Layar lebih lega, fitur lebih optimal, dan harga tak terpaut jauh membuat upgrade ini terasa worthed it.

Saya termasuk kedalam orang yang memiliki budget cekak untuk upgrade ke smart watch premium. Namun sekaligus menyukai bentuk dan fungsi dari gelang pintar termasuk yang saat ini saya pakai, Xiaomi Smart Band 7.

Tempo hari saya meminangnya dari Shopee di acara flash sale pada rilis perdananya 21 Juli 2022 kemarin. Lumayan ada diskon sekitar Rp50.000. Saya langsung membelinya di toko Xiaomi Official Store. Silakan ke link tersebut untuk mendapatkan harga promo juga.

Kemudian barang datang dua hari setelahnya atau Sabtu 23 Juli 2022 sore. Dan berikut ini pengalaman saya dalam memakai gelang pintar ini dalam sehari.

Isi Kotak Kemasan

Kalau saya bandingkan, berat dari kotak kemasan Xiaomi Smart Band 7 ini jauh lebih enteng dibandingkan Mi Band 6. Sepertinya ia kembali kepada berat yang sama seperti kemasan Mi Band 5 kebawah.

Pada Mi Band 6, berat itu diakibatkan oleh user manual atau buku pedoman penggunaan yang cukup tebal. Nah, pada Smart Band 7 kali ini, buku pedoman penggunaan tersebut dibuat tipis saja. Jadi itulah mengapa kotak kemasan yang diberikan jauh lebih ringan.

Baca Juga:  5 Alasan Mengapa Beli Xiaomi Jadi Pilihan
xiaomi smart band 7 isi 1
Isi didalam kemasan.

Ketika dibuka, didalam kotak kemasan hanya ada Smart Band 7, kabel charger, dan buku pedoman pengguna saja. Tidak ada yang lain, misalnya strap cadangan, kepala charger, ataupun coating anti gores barangkali. Tidak ada, karena itu dijual terpisah.

Spesifikasi Xiaomi Smart Band 7

Berikut spesifikasi Xiaomi Smart Band 7:

SpesifikasiKeterangan
Dimensi46,5 mm x 20,7 mm x 12,25 mm
Berat: 13,5 g
StrapUkuran: 160 mm-224 mm
Bahan: TPU
Gesper tali: aloi aluminium
LayarLayar Sentuh AMOLED 1,62 inci
Resolusi: 192 x 490 piksel,326 PPI
Kecerahan: hingga 500 nit, dapat disesuaikan
Kaca antigores dengan lapisan anti-sidik jari
Tema layar: 100+
SensorSensor 6 sumbu presisi tinggi dan sensor 6 sumbu detak jantung PPG: Akselerometer 3 sumbu hemat daya dan sensor detak jantung PPG giroskop 3 sumbu
BateraiJenis pengisian daya: pengisian daya secara magnetik
Waktu pengisian daya: ≤2 jam
Waktu pemakaian umum: ≥14 hari
Kapasitas: 180 mAh
Fitur Kebugaran110+ mode kebugaran
5 mode deteksi otomatis: lari luar ruangan, berjalan, treadmill, mesin dayung, mesin eliptis
Fitur lainnya
VO₂ max
Efek latihan
Beban latihan
Durasi pemulihan
Fitur KesehatanPemantauan detak jantung
Pelacakan SpO₂
Pelacakan tidur (tidur pulas, tidur ringan, REM, dan tidur singkat)
Pelacakan kualitas pernapasan saat tidur
Pelacakan kesehatan untuk perempuan
Pemantauan stres, latihan pernapasan PAI (Personal Activity Intelligence)
Spesifikasi TeknisPeringkat tahan air 5ATM
Aplikasi: Mi Fitness
Bluetooth 5.2 BLE
Sistem operasi: Android 6.0 atau lebih tinggi, iOS 10 atau lebih tinggi
Bahasa sistem: Inggris, Jerman, Italia, Prancis, Spanyol, Rusia, Tionghoa Tradisional/Tionghoa Sederhana, dan lainnya.
HargaRp699.000
Sumber: mi.co.id

Kelebihan Smart Band 7

Alasan utama seseorang melakukan upgrade tentu pengin mencicipi fitur baru yang ditawarkan. Begitu pula saya ketika meminang Smart Band 7 ini untuk menggantikan Mi Band 6.

Baca Juga:  Samsung Galaxy A10s, Hape Sejutaan dengan Layar AMOLED

Layar Lebih Besar

Hal yang paling mendasar adalah keberadaan layar yang lebih besar. Sebelum Anda bertanya kenapa tidak upgrade ke smart watch, saya jawab dengan tidak adanya budget. Puas?

Namun tentu alasan saya upgrade dari gelang ke gelang adalah karena ringkasnya. Nah, ketika layarnya lebih besar, penglihatan juga lebih enak. Ada peningkatan lebar 25% dibanding pendahulunya, dari 1,56″ ke 1,62″.

Ditambah lagi dengan layar yang lebih besar ini, Xiaomi menempatkan tampilan antarmuka yang lebih enak. Banyak grafis yang cantik pada setiap pengukuran. Meski itu bukan alasan utama saya upgrade, namun saya cukup suka.

xiaomi smart band 7 dipakai
Dengan layar lebih besar, visibilitas lebih baik.

Pelacakan Saturasi Oksigen SpO₂

Pada Mi Band 6, Anda harus melakukan pengukuran manual untuk mendapatkan gambaran awal saturasi oksigen dalam darah (SpO₂). Pada Smart Band 7, Anda bisa menyetel secara otomatis agar SpO₂ bisa dilacak seharian layaknya detak jantung.

Baca Juga:  Asus Zenfone Max Plus M1, Alternatif Seri Max Yang Kekinian

Fitur ini mungkin terkesan terlambat jika dikaitkan dengan pandemi dua tahun kemarin. Namun sesuatu yang baik tak akan datang terlambat. Ia akan selalu diperlukan kapanpun.

Sayangnya, untuk mengaktifkan fitur ini, Smart Band 7 bakal lebih boros baterai. Ditambah lagi Anda mungkin bakal merasa tidak nyaman karena untuk melakukan pengukuran, kondisi strap harus lebih kencang.

Fitur Kebugaran

Di Smart Band 7, Anda bakal mendapatkan 110 lebih mode kebugaran dimana lima mode diantaranya bakal terdeteksi otomatis. Lima mode tersebut yakni lari luar ruangan, berjalan, treadmill, mesin dayung, dan mesin eliptis.

Ini peningkatan yang luar biasa dibandingkan dengan 30 mode yang ada pada Mi Band 6. Meski begitu, tentu tak semua orang bakal memanfaatkan mode olahraga sebanyak itu. Ya namanya juga fitur gadget, kan?

Kekurangan Smart Band 7

Sejak memakai Mi Band 6, saya memang mengalami beberapa keluhan pada gelang pintar Xiaomi ini. Dan di Smart Band 7, saya juga menemukan hal yang sama. Apa saja? Ini dia.

Baterai

Daya tahan baterai ini memang tidak sebagus yang diklaim. Namun tentu saja jika Anda tidak mengaktifkan banyak sensor pelacakan, baterai tersebut bakal awet.

Untuk ujicoba, saya mengaktifkan beberapa sensor yang paling umum dipergunakan. Notifikasi getaran peringatan untuk beraktivitas juga aktif. Sementara sensor SpO₂ tidak saya aktifkan.

Nyatanya, dari daya 100% selama seharian ini sudah turun tinggal 87%. Jika sehari diperlukan 13%, maka klaim dua minggu daya tahan baterai tidak akan tercapai.

Jadi ini saya masukkan kedalam kekurangan. Meski dibandingkan mengisi baterai hp yang sehari sekali, tentu Smart Band 7 ini jauh lebih irit. Tapi tetap jauh dari klaimnya.

Rekomendasi Penutup

Pada akhirnya semua dikembalikan ke Anda. Namun menurut saya, upgrade ke Smart Band 7 ini cukup worthed it. Sebab fitur yang saya perlukan ada disini.

Buat Anda yang sudah memiliki Mi Band 6 dan hanya memerlukan fitur dasar, seperti pelacakan detak jantung, kondisi tidur, penghitungan langkah, maupun pengukuran SpO₂, silakan tetap di gelang tersebut.

Namun buat Anda yang ada di persimpangan jalan, mau membeli smart band dan ada pilihan antara Mi Band 6 serta Smart Band 7. Sementara duitnya tersedia lebih dari Rp700ribuan, sebaiknya pilih Smart Band 7 saja.

Smart Band 7 memiliki banyak fitur baru, firmware baru, dan tentu saja ini perangkat baru. Sehingga Anda terkesan tidak ketinggalan 🙂

Demikian ulasan saya tentang Smart Band 7 ini. Semoga membantu, ya.

2 thoughts on “Ulasan Xiaomi Smart Band 7, Lebih Canggih!”

Leave a Comment