Teknologi

Cara Stalking Akun Facebook Dengan Stalkface

Facebook pernah meluncurkan Graph Search pada tahun 2013. Namun tak lama kemudian, Facebook pun menarik kembali fitur tersebut dan menggantikannya dengan pencarian biasa. Mengapa Facebook menariknya?

Graph Search mampu menampilkan big data Facebook dalam sebuah pencarian. Misalnya kita ingin mencari foto yang pernah diunggah pada 2010. Tinggal ketik ‘Photos by Bang Doel from 2010’, maka tanpa mengorek-ngorek album foto, Graph Search akan menampilkannya di hasil pencarian.

Contoh yang lain adalah kita ingin mencari tempat mana saja yang dikunjungi teman kita dengan nama Si Anu pada 2010. Maka ketikkan saja di kolom pencarian dengan kalimat ‘Place visited by Si Anu from 2010’. Hasilnya akan muncul deretan tempat yang pernah dikunjungi Si Anu pada tahun tersebut. Keren? Atau justru mengerikan?

Menurut saya ini cukup mengerikan. Pun banyak pihak berpendapat yang sama. Fitur Graph Search cukup mengerikan untuk tetap ditampilkan secara umum. Sehingga Facebook pun menariknya tak lama setelah peluncurannya.

Hanya saja orang-orang sudah tahu kalau ada fitur semacam itu di Facebook. Sehingga banyak juga yang berupaya memanggilnya kembali, kemudian hasilnya dijadikan sebagai sebuah perangkat lunak dan dijual cukup mahal.

Seluruh jenis perangkat lunak yang demikian memakai Graph Search sebagai basis data. Graph Search yang terhubung dengan big data Facebook dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu.

Biasanya banyak digunakan oleh internet marketer yang menyasar pengguna Facebook. Sebab dengan memakai Graph Search, target marketing yang disasar akan sangat terperinci. Salah satu contoh perangkat lunak ini adalah The Graph.

Enaknya memakai The Graph, kita bisa menyaring pengguna Facebook sesuai dengan keinginan kita. Tapi artikel ini bukan sedang mereview The Graph.

Meski tidak terkait dengan The Graph dan perangkat lunak sejenisnya, kita pun masih bisa memanfaatkan fitur Graph Search apabila mendaftar sebagai pengiklan di Facebook. Tapi tetap saja tidak semuanya ditampilkan sebagaimana layaknya Graph Search dulu.

Stalkface

Jadi kalau mau stalking pengguna Facebook, sepertinya pintu sudah tertutup kecuali untuk cara-cara yang manual. Eh tapi ternyata, baru-baru ini hadir sebuah situs yang memungkinkan kita bisa menampilkan big data Facebook layaknya Graph Search. Cara penggunaannya pun sangat mudah.

Nama situsnya Stalkface. Dulu pernah ada situs serupa bernama Stalkscan. Ya sepertinya memang buat stalking secara personal. Sebab disini, kita hanya bisa melakukan stalking satu persatu akun Facebook. Dan tidak bisa mengelompokkannya seperti fitur Graph Search.

Cara Stalking Akun Facebook

Untuk melakukan stalking pada salah satu akun Facebook, yang pertama kali dilakukan adalah mengunjungi akun yang bersangkutan. Kemudian salin tautan profilnya, misalnya https://facebook.com/profile.php?id=xxx atau https://facebook.com/xxx. Baru kemudian berkunjung ke Stalkscan. Berikut caranya:

Salin profil untuk di-stalking

Di kolom pencarian, masukkan tautan akun profil yang sudah kamu salin.

Klik Stalk

Klik tombol Stalk dibawahnya untuk memulai pencarian.

Tunggu hingga muncul FB ID

Tunggu sejenak, dan jika tautannya benar atau akun Facebook itu tidak diprivasi, maka akan muncul ID Facebook di bawahnya.

Silakan eksplorasi

Silakan lakukan eksplorasi untuk melihat beragam aktivitas, foto yang diunggah, dan seterusnya.

Kabar buruknya adalah kamu tak bisa melakukan eksplorasi lebih jauh ketika akun Facebook yang dicari memprivasi akunnya. Bahkan sepertinya fitur ini lambat laun ditutup oleh Facebook agar tidak ada ruang gerak bagi perayap data untuk mendapatkan data secara otomatis.

Jadi, ya kembali lagi kalau pengin kenal dengan orang di Facebook, silakan pakai cara manual. Lakukan add friend, kemudian tunggu sampai kamu diterima menjadi temannya untuk bisa melakukan stalking. Mohon maaf ya, mungkin cara itu yang terbaik saat ini.

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

AdBlock Terdeteksi

Mohon matikan aplikasi/fitur AdBlock di ponsel Anda untuk melanjutkan.