Doel.web.id – Mencari cara ikat rambut anak simple seringkali membuat Anda bingung di pagi hari, terutama ketika waktu terbatas dan anak sudah aktif sejak bangun tidur. Rambut yang mulai panjang memang terlihat cantik, namun bisa menjadi tantangan saat anak berlari, bermain, atau bersekolah.
Di sinilah kemampuan menata rambut dengan gaya cepat, aman, dan tetap manis menjadi sangat berharga. Bukan hanya soal penampilan, tetapi bagaimana menjaga rambut tetap sehat, tidak mudah kusut, dan memberikan kenyamanan bagi anak saat beraktivitas sepanjang hari.
Untuk membantu Anda menemukan ide yang praktis, berikut berbagai cara ikat rambut anak simple yang tidak hanya membuat penampilan si kecil semakin menggemaskan tetapi juga mudah dilakukan, tanpa butuh keterampilan rumit.
Tabel Konten
1. Ponytail Samping, Gaya Cepat yang Tetap Rapi

Gaya ponytail samping adalah salah satu cara ikat rambut anak simple yang paling sering digunakan karena prosesnya cepat, minim alat, dan cocok untuk rambut berbagai panjang. Sebelum mengikat, sisir rambut anak secara lembut agar tidak kusut dan tarik sebagian rambut ke arah samping. Ikat menggunakan karet rambut berbahan lembut agar tidak melukai rambut anak.
Kunciran samping memberikan tampilan manis dan membuat anak terlihat ceria. Model ini cocok digunakan untuk aktivitas sekolah, bermain, maupun jalan-jalan santai. Keuntungan lain dari ponytail samping adalah rambut tidak mudah terurai ke wajah, sehingga aktivitas anak tetap nyaman.
Namun, Anda tetap perlu memastikan ikatan tidak terlalu kencang agar tidak menyebabkan rambut tertarik atau anak merasa pusing. Tips sederhana ini seringkali diabaikan padahal sangat berpengaruh terhadap kenyamanan si kecil.
2. Double Pigtail, Tampilan Playful untuk Aktivitas Sehari-Hari
Jika Anda menginginkan tampilan lebih menggemaskan, double pigtail adalah pilihan terbaik. Cara ikat rambut anak simple ini sangat populer karena memberikan kesan lucu dan cocok untuk anak yang aktif. Bagi rambut menjadi dua bagian sama rata, kemudian ikat masing-masing sisi dengan tinggi yang seimbang. Untuk anak dengan poni, Anda bisa membiarkannya terurai atau dijepit agar rambut tetap rapi.
Gaya ini cocok untuk anak dengan rambut yang cukup panjang, baik lurus maupun bergelombang. Double pigtail juga membantu mengurangi rambut masuk ke area wajah ketika anak bermain. Namun, perhatikan agar ikatan tidak terlalu kencang agar rambut tidak mudah rontok saat dilepas. Anda dapat menambahkan pita kecil atau jepit cantik untuk menambah kesan manis.
Baca juga: Anti Rugi! Ini Ide Jualan Online Modal Kecil dengan Risiko Super Rendah
3. Half-Hair Bun, Solusi untuk Rambut Pendek yang Sulit Diatur
Untuk anak dengan rambut yang masih pendek, Anda mungkin kesulitan menemukan cara ikat rambut anak simple yang rapi dan tidak mudah berantakan. Half-hair bun dapat menjadi solusi yang elegan. Ambil sebagian rambut bagian atas, sisir ke belakang, lalu ikat setengah sehingga ujung rambut membentuk cepolan kecil. Biarkan rambut bagian bawah terurai agar tetap natural.
Gaya ini sangat cocok untuk anak yang sedang memanjangkan poni atau anak yang tidak ingin rambut menutupi wajah saat belajar dan bermain. Selain itu, half-hair bun memberikan tampilan modern dan tidak membosankan. Agar tampilan semakin menarik, Anda dapat menambahkan aksesoris seperti jepit bunga atau pita kecil. Namun, tetap usahakan agar aksesoris tidak terlalu berat sehingga tidak mengganggu kenyamanan anak.
4. Mini French Braid, Rapi, Manis, dan Tahan Lama

Bagi Anda yang ingin cara ikat rambut anak simple tetapi memberikan kesan berbeda, mini French braid bisa menjadi pilihan menarik. Meskipun terlihat rumit, sebenarnya gaya ini cukup mudah dilakukan setelah terbiasa. Ambil sebagian kecil rambut dari depan, bagi menjadi tiga bagian, lalu mulai mengepang dengan menambahkan sedikit rambut tiap kali persilangan.
Gaya ini cocok untuk anak yang mudah berkeringat karena rambut akan menempel dengan rapi di kulit kepala. Mini French braid juga membantu mengurangi rambut jatuh ke wajah saat anak beraktivitas seharian. Namun, penting untuk mengepang dengan lembut agar rambut tidak tertarik terlalu kuat. Kepang yang terlalu kencang dapat menyebabkan rambut patah atau kulit kepala terasa sakit.
Tips Aman Mengikat Rambut Anak Agar Tidak Merusak Rambut
Selain mengetahui berbagai cara ikat rambut anak simple, Anda perlu memahami cara merawat rambut agar tetap sehat. Hindari mengikat rambut terlalu kencang karena dapat menyebabkan rambut patah, rontok, bahkan kebotakan di area tertentu. Gunakan karet yang dilapisi kain lembut agar rambut tidak rusak, dan hindari penggunaan karet gelang biasa.
Selain itu, jangan mengikat rambut terlalu lama dalam satu hari. Berikan waktu agar rambut bisa terurai dan kulit kepala bernapas. Jika anak sering beraktivitas di luar ruangan, pastikan rambut tetap bersih agar terhindar dari gatal dan ketombe. Anda juga dapat menggunakan hair lotion khusus anak untuk memudahkan penyisiran dan memberikan nutrisi pada rambut.
Menemukan cara ikat rambut anak simple ternyata bukan hanya soal gaya, tetapi juga bagaimana menjaga kenyamanan dan kesehatan rambut anak setiap hari. Dengan teknik yang tepat, ikatan yang aman, serta pemilihan aksesoris yang sesuai, Anda dapat membuat anak tampil rapi, manis, dan tetap bebas bergerak. Berbagai pilihan gaya di atas dapat Anda coba sesuai kebutuhan, baik untuk sekolah, bermain, maupun acara keluarga.
Pada akhirnya, cara ikat rambut anak simple bukan hanya membuat tampilan menarik, tetapi juga mendukung anak menjalani aktivitas dengan percaya diri dan bahagia.


Cara Ikat Rambut Anak Simple, Cepat, Rapi, dan Tetap Manis, untuk Aktivitas Sehari-Hari