Uncategorized

Peringatan Google Bagi Blogger Yang Sering Mengulas Produk

Google telah memberikan peringatan kepada blogger yang sering mengulas produk. Dalam bahasa Google, Blogger yang menerima suatu produk untuk kemudian diulas di blognya masing-masing mesti berhati-hati dengan kontennya itu. Peringatan ini muncul di Google Webmaster Central Blog pada Jum\’at (11/3) waktu setempat.

Isu ini sudah lama berkembang di dunia blogger. Dimulai dari peringatan Google terhadap blog yang ikut lomba-lomba SEO. Dan kini lebih spesifik dengan blog yang memberikan ulasannya terhadap suatu produk. Kenapa bisa seperti ini?

Berikut saya terjemahkan dari blog webmaster Google itu:

Sebagai bentuk pemasaran online, beberapa perusahaan sekarang akan memberikan produk kepada blogger secara gratis dengan imbalan ulasan di blogspot masing-masing. Baik anda sebagai perusahaan pemilik produk maupun blogger yang menulis konten, di bawah ini ada beberapa panduan terbaik untuk memastikan bahwa konten itu berguna untuk pengguna dan sesuai dengan Pedoman Webmaster Google.

1. Gunakan tag nofollow yang sesuai
Saling bertukar tautan agar lolos PageRank demi sebuah barang atau jasa bertentangan dengan panduan Google tentang skema tautan. Biasanya perusahaan meminta para blogger untuk menautkan tautan ini:
1. Situs perusahaan
2. Akun sosial media perusahaan
3. Laman internet agen yang menjual produk
4. Sebuah jasa pengulas lainnya yang mengulas produk yang sama
5. Aplikasi mobile maupun toko aplikasi perusahaan
Blogger harus menggunakan nofollow tag untuk tautan-tautan tersebut karena link tersebut tidak hadir secara organik (karena tautan tersebut tak akan muncul apabila perusahaan tak memberikan imbalan atas tautan tersebut). Perusahaan, atau firma pemasaran yang mengurusi ini, dapat mengingatkan blogger untuk menggunakan nofollow bagi tautan-tautan semacam itu.

2. Pernyataan hubungan
Pengguna ingin tahu ketika mereka sedang melihat konten yang bersponsor. Juga, ada beberapa negara yang memiliki aturan agar hubungan tersebut dinyatakan secara jelas. Sebuah pernyataan bisa dimunculkan dimana saja; tapi posisi yang paling berguna untuk penempatan ini ada di atas konten, karena beberapa pengguna bisa jadi tak membaca keseluruhan konten.

3. Membuat konten yang menarik dan unik
Blog yang paling sukses adalah mereka yang menawarkan pengunjung alasan yang tepat untuk kembali berkunjung ke blog. Jika kamu adalah seorang blogger, cobalah unuk menjadi sumber informasi dalam topik bahasan, mencakup tema yang spesifik dimana banyak orang mencarinya, atau menghadirkan konten yang ekslusif dimana hanya kamu yang mampu membuatnya dan menjadi sumbernya.

Itulah penjelasan dari Google. Intinya, Google menginginkan kenyamanan bagi pengguna mesin pencarinya, dimana informasi yang dimunculkan mesti otentik. Karena biasanya, ketika mengulas produk dengan imbalan produk tersebut kesannya tidak faktual. Blogger menjadi semacam agensi yang mengiklankan produk tersebut. Sehingga konten yang muncul bakal tanpa cacat dan tak ada pembanding produk yang lainnya dalam konten tersebut. Ini merugikan pengguna informasi yang menginginkan kejelasan bagi produk tersebut. Bagi Google seperti itu.

Untuk itulah ada aturan baru yang mengharapkan agar blogger menuliskan \’konten bersponsor\’ di awal tulisan agar tidak terjadi salah informasi. Karena soal tautan balik/back link yang tidak organik memang sudah menjadi perbincangan sejak lama. Misalnya ada bahasan tentang parenting, namun disitu malah muncul tautan toko online misalnya, yang tak ada hubungan sama sekali. Ini yang menjadi peringatan Google.

Lalu, apa sanksi bagi yang melanggar? Google memang tak menyebutkan. Namun untuk hukuman, Google biasanya melakukannya secara sembunyi-sembunyi.

Yang pasti ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menyiasati peringatan Google ini.

Pertama, negosiasi ulang dengan pihak pemberi job-review. Misalnya bisa dengan memberikan tautan balik dengan nofollow, atau do-follow tapi tidak selamanya, misal 1 bulan saja. Soalnya kalau dofollow-nya dari hasil melanggar kebijakan Google, yang kena juga tak cuma Blogger pengulas produk, tapi link yang dituju.

Kedua, kalau memang negosiasi itu buntu dan blogger takut kehilangan job, ya itu pilihan. Penalti Google bakal menistakan (ciee nista) artikel tersebut di mata mesin pencarinya.

Ketiga, saya pikir ini jalan tengah yang diberikan Google. Yakni membuat disclosure, alias pernyataan hubungan. Nah, disclosure ini bisa dibuat di halaman tersendiri, maupun dinyatakan di awal artikel. Sebagai contoh di awal artikel adalah kita memberitahukan pembaca bahwa artikel tersebut adalah konten yang bersponsor. Atau kalau mau membuat halaman terpisah, silahkan saja. Contohnya sudah banyak dibuat para Blogger. Ini pilihan saja. Bagusnya sih di awal artikel, menurut saya, tersebab kita berurusan dengan search engine yang biasanya merayapi artikel demi artikel.

Demikian. Semoga bermanfaat.

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

AdBlock Terdeteksi

Mohon matikan aplikasi/fitur AdBlock di ponsel Anda untuk melanjutkan.